Doa Naik Kendaraan Ketika Bepergian

Bepergian merupakan salah satu kegiatan yang sering kita lakukan, bahkan hampir setiap hari. Entah dekat atau jauh, apabila membutuhkan sesuatu kita cenderung akan keluar rumah dan bepergian. Bila butuh sayur di pasar, maka pagi-pagi buta sebelum memulai aktivitas lainnya, ibu akan menyalakan kendaraannya dan pergi ke pasar.

Bepergian sudah ada sejak jaman dahulu. Orang-orang yang bepergian jauh (biasanya lebih dari 81 km) disebut juga dengan musafir. Bahkan Rasulullah SAW juga banyak melakukan perjalanan dan bepergian dari satu tempat ke tempat lain untuk menyebarkan ajaran agama Islam ke seluruh masyarakat Arab pada saat itu. Bepergian bisa dilakukan dengan atau tanpa kendaraan. Jika jaman dahulu para musafir harus menunggangi kuda atau unta untuk bepergian dari satu kota ke kota lain, maka lain halnya sekarang.

Manusia jaman sekarang bisa lebih bebas bepergian dengan mudah untuk menempuh jarak yang sangat jauh dalam waktu singkat. Anda bisa terbang ke Amerika dari Asia hanya dalam waktu 12 jam. Tidak perlu lagi menaiki kapal besar dan berada di perjalanan selama berminggu-minggu. Semua kelebihan pasti ada kekurangan, begitu pula kendaraan.

Setiap menaiki kendaraan, agar selalu dilindungi dan dijauhkan dari bahaya, hendaklah kita selalu memanjatkan doa sebelum menaiki kendaraan. Allah berfirman dalam Alquran surat az-Zukhruf  ayat 13-14, dimana didalamnya dijelaskan tentang kenikmatan bepergian, duduk di atas unta (atau sekarang bisa diganti dengan kendaraan bermotor) sambil mengingat Allah SWT.

Doa Menaiki Kendaraan

Dahulu, ketika Rasulullah naik unta, beliau selalu memanjatkan beberapa doa, diantaranya :

  1. Bismillah

Disampaikan oleh Ali bin Abi Thalib dalam sebuah hadis, bahwa dirinya menyaksikan Rasulullah selalu mengucapkan kalimat basmalah ketika meletakkan kakinya di pedal tunggangan unta. Terlihat beliau selalu mengingat Allah dan memohon perlindungan akan segala sesuatu. Hal ini perlu kita terapkan, yakni selalu melibatkan Allah SWT dalam segala kegiatan, baik memohon maupun berysukur.

  1. Alhamdulillah

Disampaikan juga bahwasanya Rasulullah mengucap alhamdullillah ketika sudah berada di atas punggung unta dengan siap.

  1. Membaca doa Naik Kendaraan

Setelah berada di atas punggung unta dan merasa siap, Rasulullah SAW kemudian melafalkan doa naik kendaraan. Adapun lafadznya :

“subhanalladzii sakkhorolanaa hadzaa wamaa kunnalahu muqriniin wainnailaa robbanaa lamunqolibuun”

Dala doa tersebut memiliki arti tentang mengagumi Allah atas nikmatnya memberikan kemudahan dalam bepergian.

  1. Membaca Hamdalah dan Takbir 3 kali

Jika belum mampu menghafal doa naik kendaraan, maka Anda dapat menggatinya dengan mengucap hamdalah dan kalimat takbir yang masing-masing dibaca sebanyak 3 kali.

  1. Membaca Istighfar

Kemudian Anda juga dapat menyambungnya dengan bacaan astaghfirullahaladziim. Bacaan ini dipanjatkan sebagai permohonan ampun kepada Allah apabika sewaktu-waktu terjadi hal buruk menimpa Anda, maka memohon ampun atas segala dosa-dosa adalah yang paling utama.